BNN Telusuri Penyebaran PCC di Kota Santri

CIANJUR, kabar1.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Pemerintah kabupaten Cianjur mulai melakukan pendalaman dan dilanjutkan pencegahan terkait dugaan adanya penyebaran obat PCC di Kota Santri.

Kepala BNNK Cianjur, Dr Basuki, mengatakan, pihaknya masih mendalami dugaan adanya penyalahgunaan obat PCC di Cianjur yang mengakibatkan salah seorang pelajar harus dirawat intensif di RSUD Cianjur.

Baca juga :  Pemkab Cianjur Kaji Ulang Izin Bioskop Dee Cinema

“Kami masih tunggu hasil labolatoriumnya, apakah positif pakai PCC atau jenis obat lainnya,” kata dia kepada Kabar1.com, kemarin (11/10).

Menurutnya, berbagai jenis obat-obatan rentan disalahgunakan, namun pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan. Terlebih supaya generasi muda tidak lebih jauh terjerumuh penggunaan narkoba, seperti sabu, ganja, dan lainnya.

Baca juga :  Puluhan Senpi Rakitan Dan Amunisi Diamankan Polisi Cianjur dari Warga Sukabumi

“Itu yang sedang kami upayakan pencegahannya. Kalau memang nanti ada peredaran PCC di Cianjur, kami segera bertindak,” ucapnya.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menuturkan, jika siswa yang dirawat tersebut memang mengkonsumsi PCC, Pemkab akan langsung melakukan razia dan pengawasan ke stiap apotek serta ke sekolah-sekolah.

Baca juga :  Stok Masker Kosong, di Tanjungsari-Sumedang

“Kami tekankan ke pembinaan dan pencegahan. Kalau sudah beredar pasti kami akan bergerak,” ucapnya.DIE






Pos terkait