Bima Prihatin Atas Peristiwa Penusukan Siswi SMK

  • Bagikan

BOGOR – kabar1.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya menaruh rasa perihatin yang mendalam, atas kejadian penusukan terhadap siswi SMK Baranangsiang, hingga tewas mengenaskan. Bahkan, mengejutkan semua pihak.

Menurut Bima, ada dua aspek yang bisa ditarik dari peristiwa tersebut, yakni keamanan dan pendidikan. Jadi, ke depan akan difokuskan pada dua aspek tersebut agar tidak terjadi lagi.

“Kita akan perkuat keamanan yang diimbangi dengan pendidikan dan pembinaan baik di sekolah, di lingkungan maupun di rumah. Sekolah dan keluarga harus lebih bersinergi,” tegas Bima, dalam Rapat Koordinasi Tiga Pilar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang Pemilu mendatang, di Kemuning Gading, Kamis (10/01/2019).

Baca juga :  Disdikbud Cianjur Bakal Panggil Pelaku Pungli

Rasa prihatin juga diungkapkan Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Arm Doddy Suhadiman. Ia berharap agar kasus tersebut segera terungkap. Kota Bogor menurut Doddy Suhadiman, lambat laun bertransformasi menjadi kota metropolitan dengan segala konsekuensi yang harus diantisipasi.

Baca juga :  Cegah Paham Radikalisme, MAN 5 Bogor Parung panjang Gelar Pengajian Bersama

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengingatkan agar bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi yang ada. Edukasi tentang kesadaran hukum diperlukan bagi masyarakat maupun bagi pelajar, khusus bagi pelajar mereka masih labil dan masih masih memerlukan guiden, ujarnya.

Baca juga :  Kepala SMPN 1 Jonggol Lantik Pengurus OSIS

“Kepada semua pihak, mari kita jaga situasi Kota Bogor agar tetap aman. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang kebenarannya masih diragukan. Mari kita gerakan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Prinsipnya keamanan bukan segala-galanya dan segala-galanya tidak berarti kalau tidak aman,” pungkas Kapolresta. URI






  • Bagikan