Bhabinkamtibmas Ikut Redam Gejolak Sosial Terkait WNA di Leuwiliang

Kamis, 27 Februari 2020 - 20:45 WIB

BOGOR – Aksi sigap dan cepat tanggap dilakukan oleh seorang Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang. Brigadir Taupik. Mulanya personil Bhabinkamtibmas ini mendapatkan informasi dari warga masyarakat terkait indikasi adanya penolakan warga terhadap warga negara asing asal Srilanka yang mengontrak di rumah masyarakat setempat, Kamis (27/02/2020).

6 orang WNA Srilanka ini sebelumnya mengontrak di rumah warga setempat sebagai tenaga pencari suaka assylum seeker atau pengungsi dari wilayah yang terkena konflik dibawah naungan PBB. Namun warga sekitar merasa khawatir dengan keberadaan para pencari suaka ini dikarenakan maraknya pemberitaan terkait virus corona.

Baca juga :  Mobil Dinas Renggut Nyawa Pengendara Motor

Mengetahui adanya indikasi penolakan dari warga setempat yang disinyalir dapat mempengaruhi Harkamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Leuwiliang, Brigadir Taupik dan Babinsa Peltu Adi Kusdiawan, beserta perangkat Desa menyambangi rumah kontrakan WNA dan melakukan mediasi.

Baca juga :  Gelar Aksi Tandingan, Sopir Truk di Parung Panjang Tantang Warga?

Dari hasil musyawarah yang telah dilakukan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat Desa, para WNA asal Srilanka ini sepakat untuk meninggalkan rumah kontrakan yang dijadikan tempat singgah para pencari suaka assylum seeker ini, yang benar berdasarkan hasil pengecekan memiliki dokumen keimigrasian dan dokumen Pencari Suaka dari Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca juga :  Dituding Cemari Lingkungan, Pabrik Batik di Parungpanjang Diontrog Petugas

“Alhamdulillah berkat sinergitas yang telah anggota kami lakukan bersama Babinsa, indikasi konflik sosial terhadap penolakan WNA ini berhasil kami redam dan para WNA tersebut telah meninggalkan wilayah Polres Bogor untuk menuju ke kantor kedutaan setempat pada hari Sabtu (24/02) “, tutur Kapolsek Leuwiliang AKP Ismet Inono, S.H. */STR

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Peristiwa

Akibat Salah Tangkap Tujuh Pemuda Asal Kecamatan Muncang Alami Trauma

Daerah

Ratusan Bangli Bojonggede Bakal Dibongkar

Ekonomi

1756 Konsumen Tolak Pailit Grand Asia Afrika Residence Bandung

Daerah

Wartawan Cianjur Minta Bupati Copot Kabag Humas