Bhabinkamtibmas Ikut Redam Gejolak Sosial Terkait WNA di Leuwiliang

  • Bagikan

BOGOR – Aksi sigap dan cepat tanggap dilakukan oleh seorang Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang. Brigadir Taupik. Mulanya personil Bhabinkamtibmas ini mendapatkan informasi dari warga masyarakat terkait indikasi adanya penolakan warga terhadap warga negara asing asal Srilanka yang mengontrak di rumah masyarakat setempat, Kamis (27/02/2020).

6 orang WNA Srilanka ini sebelumnya mengontrak di rumah warga setempat sebagai tenaga pencari suaka assylum seeker atau pengungsi dari wilayah yang terkena konflik dibawah naungan PBB. Namun warga sekitar merasa khawatir dengan keberadaan para pencari suaka ini dikarenakan maraknya pemberitaan terkait virus corona.

Baca juga :  Sebut Tadarusan Seperti Karoke, Warga Perancis Minta Maaf

Mengetahui adanya indikasi penolakan dari warga setempat yang disinyalir dapat mempengaruhi Harkamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Leuwiliang, Brigadir Taupik dan Babinsa Peltu Adi Kusdiawan, beserta perangkat Desa menyambangi rumah kontrakan WNA dan melakukan mediasi.

Baca juga :  Antisifasi Kebencanaan Tagana Lebak Siaga Di Sekitar Pesisir Pantai Selatan

Dari hasil musyawarah yang telah dilakukan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat Desa, para WNA asal Srilanka ini sepakat untuk meninggalkan rumah kontrakan yang dijadikan tempat singgah para pencari suaka assylum seeker ini, yang benar berdasarkan hasil pengecekan memiliki dokumen keimigrasian dan dokumen Pencari Suaka dari Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca juga :  Kebakaran Hutan Gunung Bohong

“Alhamdulillah berkat sinergitas yang telah anggota kami lakukan bersama Babinsa, indikasi konflik sosial terhadap penolakan WNA ini berhasil kami redam dan para WNA tersebut telah meninggalkan wilayah Polres Bogor untuk menuju ke kantor kedutaan setempat pada hari Sabtu (24/02) “, tutur Kapolsek Leuwiliang AKP Ismet Inono, S.H. */STR






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *