Home / Uncategorized

Selasa, 14 April 2020 - 11:34 WIB

Besok, PSBB Diberlakukan di Bodebek

BOGOR – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bodebek akan segera dimulai Rabu, 15 April 2020. PSBB ini akan dibedakan skala nya ketika di terapkan di Kotamadya Bogor dengan di Kabupaten Bogor.

Penerapan PSBB di Kotamadya Bogor akan diberlakukan dengan level maksimal. Sedangkan untuk, PSBB Kabupaten Bogor mengingat luasnya wilayah dan banyaknya Desa, makanya akan dibagi dua level. Level maksimal akan diberlakukan pada Kecamatan-Kecamatan berstatus Zona Merah dan Level Menyesuaikan di non Zona Merah.

“Penerapan PSBB ini akan terus kami sosialisasikan agar masyarakat Kabupaten Bogor paham dan mematuhi aturan PSBB ini demi kebaikan kita bersama sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin.

Baca juga :  Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi Cek Penerapan PSBB di Bogor

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan PSBB di Bodebek meliputi lima daerah administrarif, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi dan bahwa PSBB di Bodebek akan mulai diterapkan Rabu (15/4/20) dini hari, Pukul 00.00 WIB. Sosialisasi pun akan berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (13-14 April 2020).

“Menteri Kesehatan (RI) sudah memgirimkan surat persetujuan (PSBB) kemarin sore yang menyatakan bahwa lima wilayah (Bodebek) di Provinsi Jawa Barat itu disetujui untuk melaksanakan PSBB. Kami koordinasikan dan kami menetapkan bahwa PSBB di lima wilayah ini akan dimulai di hari Rabu dini hari tanggal 15 bulan April 2020 ini selama 14 hari. Setelah 14 hari nanti kita evaluasi apakah diteruskan atau dikurangi intensitasnya,” tambahnya.

Baca juga :  Bara Afi Usung Mayor Afif Jadi Bupati Bogor 2018

Ada yang menarik dari pemberlakuan menurut Gubernur Jawa Barat PSBB di Bodebek, dimana ada dua wilayah administratif pemerintahan yang berstatus kabupaten, yakni Kabupaten Bogor dan Bekasi. Wilayah kabupaten memiliki cakupan wilayahnya cukup besar, sehingga tidak bisa semua kecamatannya menerapkan PSBB secara maksimal.

Untuk itu, menurutnya hanya kecamatan yang berstatus zona merah yang akan menerapkan PSBB maksimal di kedua kabupaten tersebut.

“PSBB maksimal ini salah satunya akan memulai menutup akses ke wilayah-wilayah sekitar di hari Rabu (15 April 2020), kemudian juga akan membatasi kegiatan-kegiatan perkantoran, komersial, kebudayaan, dan kegiatan keagamaan. Kabupaten ini berbeda dengan DKI Jakarta atau Kota Bogor, Depok, dan Kota Bekasi. Mereka (Kabupaten Bogor dan Bekasi) memiliki desa, sehingga tidak bisa diberlakukan PSBB-nya persis seperti yang wilayah kota, seperti DKI Jakarta,” ungkap Kang Emil.

Baca juga :  Prioritaskan Zona Merah, PSBB Kabupaten Bogor Dimulai Rabu

Oleh karena itu, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi memutuskan PSBB-nya terbagi dua, di zona merah di kecamatan-kecamatan tertentu PSBB-nya maksimal. “Di non-zona merah PSBB-nya akan menyesuaikan antara minimal sampai kelas menengah. Khusus untuk Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi akan melaksanakan istilahnya PSBB maksimal,” paparnya. FUZ

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

733 Ribu KK di Bogor Bakal Terima Bantuan Akibat Covid-19

Uncategorized

733 Ribu KK di Bogor Bakal Terima Bantuan Akibat Covid-19
Zona Merah Covid-19 Bertambah di Kabupaten Bogor

Uncategorized

Zona Merah Covid-19 Bertambah di Kabupaten Bogor
PSBB Diberlakukan, Pemkot Bogor Minta Jaminan

Uncategorized

PSBB Diberlakukan, Pemkot Bogor Minta Jaminan
Aktivis Muda Bogor : Jangan Bikin Ricuh, RK!

Uncategorized

Aktivis Muda Bogor : Jangan Bikin Ricuh, RK!