Begini Meriahnya Muharram di Cirimekar

49

BOGOR, kabar1.com – Peringatan 10 Muharram yang digelar RT 03/RW 02, Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Minggu (8/10/2017), berjalan meriah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Yayasan ArRoyyan tersebut tak hanya menjadi ajang berbagi kebahagian antar sesama, tapi juga menjadi ajang penguat silaturahmi antar warga serta tentunya penguatan rohani.

Lurah Cirimekar, Budi Riva, pun tak mau ketinggalan berbagi cerita kepada masyarakat dalam peran orang tua dalam mendidik anak-anak.  “Kebiasaan bersama anak sudah selayaknya diisi sejak anak kecil karena saat mereka beranjak dewasa mereka sudah dengan dunianya, oleh sebab itu gadget pun harus dikontrol,” kata Budi.

Dalam kesempatan ini Budi ,juga menekankan agar pendidikan anak terus dijaga agar kebudayaan buruk dari gadget/hp agar tidak mudah merasuki sikap dan moral anak-anak.

Sementara itu,  Ida Farida Darwi, Ketua Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Kabupaten Bogor yang juga turut hadir dalam kegiatan ini menghimbau bahwa dalam setiap pangajian bukan saja peran silaturahmi kepada masyarakat, namun perlu diisi dengan kegiatan positif berupa mengambil intisari yang disampaikan oleh penceramah.

“Bukan saja ceramah yang disampaikan namun apa yang disampaikan dari ceramah harus dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari,” tutur politisi PKS yang selaku calon bupati Bogor periode 2019-2023 ini.

Ida melanjutkan bahwa generasi bangsa perlu dibina karena akan meneruskan bangsa ini kepada arah yang lebih baik. Penyakit masyarakat sudah mulai menggerogoti kehidupan anak-anak kita. “Kehidupan LGBT sudah mulai merasuki dunia anak-anak maka gadget/hp perlu pengkontrolan dari orang tua,” lanjut Ida.

Menutup tausiyahnya, Ida berpesan dengan mengutip surat Attahrim yang artinya ‘wahai orang beriman jagalah anak dan keluarga mu dari api neraka,’.  “Marilah bersama sama membangun kehidupan keluarga dengan nuansa yang islami untuk bekal menuju akhirat.”

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari pun ditutup oleh siraman rohani oleh ustadzah Lulu Susanti yang berharap giat Muharram perlu diisi bukan saja penampilan fisik namun penampilan rohani pun perlu dibina dan terus disiram untuk kebaikan menuju akhirat.(*/kiriman Saepullah bin Wahyudin)

Komentar anda