Astaghfirullah, Pasir Truk Maut Timbun Warga Saat Terlelap

LEBAK, kabar1.com – Diduga akibat tak dapat mengendalikan tunggangannya, satu unit truk pengangkut pasir bernomor polisi A9714PB terguling. Akibatnya, dua rumah warga Kampung Cokel Pasir Nangka, Desa Curug Bitung, Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten mengalami kerusakan setelah dihantam truk maut tersebut.

Hasanah, tetangga korban mengungkap disaat dirinya dan warga sedang terlelap tidur secara tiba-tiba mendengar suara benda keras yang jatuh dan menimpa rumah. Dengan rasa penasaran, Hasanah dan warga berlarian keluar untuk mengetahui sumber suara tersebut.

Baca juga :  BMKG Ingatkan Warga Bogor Waspada Cuaca Buruk

“Kejadian sekitar jam 10 malam. Itu tau-taunya saya lihat truk dump sudah menindih rumah Bu Sahani sama Bu Nani sampe rusak,” ujar Hasanah kepada wartawan, Jum’at (8/6/2018) malam.

Muatan pasir, aku Hasanah, dari bak truk maut pun tumpah hingga menimpa rumah warga dan menimbun para korban.

“Saya dengan warga langsung menolong korban yang sudah tertimbun pasir abu saya bersama warga langsung membawanya ke puskesmas,” tuturnya.

Baca juga :  Managemen PT Aplus Diklaim Diskriminasi Karyawan tetap

Akibat insiden tersebut, 3 orang korban luka diantaranya Sahani (55), Nani (25) dan Muhammad (2,5) terpaksa harus dievakuasi ke IGD Puskesmas Curugbitung guna mendapat pertolongan medis.

“Korban berhasil diselamatkan tapi untuk Muhammad harus di rujuk ke RSUD Adjidarmo karena kondisi shock dan kejang-kejang. Karena sesuai dengan prosudur saya konsul dulu sama dokter jaga,” tukas Petugas Jaga Puskesmas Curugbitung, Murdi.

Baca juga :  Warga Kaumpandak Hadang Truk Pengangkut Limbah Kardus

Astaghfirullah, Pasir Truk Maut Timbun Warga Saat TerlelapAparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara guna penyelidikan lebih lanjut.

“Sang supir, saat kami tiba di lokasi kejadian, sudah melarikan diri. Tapi kami sudah mengantongi identitasnya. Sementara anggota mendata kerusakan akibat laka ini. Kerugian sementara ditaksir sekitar 50 juta rupiah,” pungkas Kapolsek Curugbitung, AKP Akhmad Denny.IKI