Ada Makanan Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Cibinong

  • Bagikan

CIBINONG, www.kabar1.com – Satuan Petugas (Satgas) Barang Berbahaya (Baya) Kabupaten Bogor menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Cibinon, Rabu (30/5/2018).

Makanan tersebut diantaranya mie basah, ikan pari asin, tahu, kikil, mie glosor dan cumi asin. Dua diantaranya positif mengandung formalin.

“Mie basah dan ikan pari asin dari tes yang dilakukan Dinas Kesehatan, positif mengandung formalin,” kata Ketua Satgas Baya, AKP Andri Alam Wijaya, kepada wartawan.

Tim satgas sendiri terdiri dari unsur kepolisian, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.

Dalam sidak tersebut, Andri menegaskan akan terus melakukan penyelidikan dan operasi ke pasar-pasar untuk meminimalisir bahkan menghilangkan makanan mengandung zat berbahaya di Bulan Ramadan dan Menjelang Lebaran ini.

“Pedagang yang masih menjual makanan berbahaya tersebut sudah kami mintai keterangan. Dan kami tegaskan itu dilarang. Kami akan terus melakukan penyelidikan ini,” ungkapnya.

Pria yang juga merupakan Kasat Narkoba Polres Bogor ini menegaskan, apabila ditemukan produseb atau pedagang atau pengedar makanan mengandung zat berbhaya, maka akan dikenakan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita akan kenakan pasal 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 dan Undang-undang Nomor 15 tqhun 1996 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun atau denda Rp 1 miliar,” tegas Andri.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diperdagin Kabupaten Bogor, Jona Sijabat menambahkan, hasil temuan sidak Satgas Baya ini akan diuji di laboratorium yang lebih kompeten untuk memastikannya. Apabila terbukti, maka akan ditindaklanjuti oleh aparat hukum.

“Sambil menunggu hasil lab, kami minta semua pedagang tidak lagi berani menjual  makanan yang mengandung zat berbahaya,” tandasnya.FUZ

  • Bagikan