9.500 Paket Sembako Siap Dibagikan kepada Warga Cianjur

CIANJUR, kabar1.com – Sebanyak 4.500 paket sembako akan dibagikan kepada warga tidak mampu dalam operasi pasar murah (OPM) di halaman Mapolres Cianjur. Bahkan selain itu, rencananya, 4.000 paket sembako lainnya, akan diberikan melalui OPM di lokasi berbeda di hari selanjutnya.

Dalam sepaket sembako tersebut, terdiri dari 5 kilogram beras premium, 3 kilogram gula pasir, dan 3 liter minyak goreng. Kabupaten Cianjur dikatakan cukup beruntung, karena masih mendapat jatah 1 kilogram daging sapi beku. Pasalnya, daging sapi itu tidak didapat oleh dua wilayah tetangga, yakni Bogor dan Sukabumi.

Baca juga :  Stok Masker Kosong, di Tanjungsari-Sumedang

“OPM difokuskan kepada warga tidak mampu dari beberapa desa di tiga kecamatan, yakni Cianjur, Cilaku, dan Haurwangi dapat membeli paket seharga Rp 110 ribu,” kata Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Himam Haris, Selasa (5/6/2018).

Menurut dia, penerima kupon OPM itu sudah mengajukan untuk mendapat paket sejak 2017 lalu. Jadi dipastikan, penerima paket sembako merupakan orang yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Himam menjelaskan, salah satu wilayah penerima paket sembako, sudah empat tahun belum mendapatkan jatah OPM sehingga pemberian paket pun difokuskan ke area tersebut.

Baca juga :  Aksi UNRAS di Warnai Bentrokan

Dia mengharapkan, penyelenggaraan OPM itu dapat mempengaruhi harga pasar. Selain itu, Himam juga berharap bantuan sembako subsidi itu dapat memenuhi kebutuhan komoditi yang diperlukan masyarakat kurang mampu menjelang Lebaran.

“Terutama untuk gula dan minyak goreng. Masyarakat sedang butuh dua komoditi itu, tapi di pasar harganya cukup tinggi,” ucap dia.

Dia menambahkan, selain melalui OPM, dinas juga terus mengoptimalkan upaya menekan kenaikan harga. Terutama beberapa hari menjelang Lebaran.

Baca juga :  Puluhan Miras dan Perempuan Malam Diamankan Satpol PP Cianjur

Himam mengaku, telah berkoordinasi dengan dinas pertanian setempat agar bisa menyediakan pasokan hasil pertanian lebih maksimal. Tak hanya itu, melalui Kapolres Cianjur, imbauan serupa juga diberkkan kepada pelaku usaha. “Pelaku usaha diminta tidak memberikan harga tinggi ketika mereka butuh, sementara pedagang juga mulai libur. Dan akhirnya pasokan berkurang, sampai berdampak pada harga,” ujarnya.

Menurut dia, pelaku usaha diminta untuk menjual daging ayam tidak lebih dari Rp 38.000 per kilogram. Sementara daging sapi, diminta untuk tidak dijual lebih tinggi dari Rp 120 ribu per kilogram.DIE






Pos terkait