Home / Uncategorized

Selasa, 14 April 2020 - 11:38 WIB

733 Ribu KK di Bogor Bakal Terima Bantuan Akibat Covid-19

BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah melakukan pemetaan kategori bantuan Sosial yang akan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bogor dalam mengantisipasi dampak sosial ekonomi yang diakibatkan pandemi COVID-19.

Total 733 ada ribu Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan dengan rincian, 291 ribu KK adalah penerima bantuan reguler. 133 ribu KK penerima bantuan dari Presiden RI dan 100 ribu KK adalah bantuan dari Gubernur Jabar. Serta 209 ribu KK adalah bantuan dari Bupati Bogor.

“Untuk bantuan Presiden RI dan Gubernur Jabar dimungkinkan bisa ditambah melihat situasi dan kondisi kedepan. Mari sama-sama kita awasi semua proses pendistribusiannya mulai dari pendataan hingga penerimaan agar bantuan tepat sasaran kepada orang yang membutuhkan, jangan sungkan bertanya kepada RT, RW, Kepala Desa, Camat bahkan Dinas Sosial sekalipun terkait pendataan. Saling dukung dan jangan saling menyalahkan, kita semua harus bijak menyikapi hal ini agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” paparnya.

Baca juga :  Wali Kota Bogor Positif Corona

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan refocusing anggaran untuk penanganan bencana non alam atau penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor. Pemkab mengalokasikan anggaran sejumlah 384 miliar Rupiah.

Baca juga :  Segera, Pemkab Bogor Pesan 1,5 Juta Masker dan APD Bagi Tenaga Medis

“Dana penenganan Covid-19 ini dibagi untuk tiga komponen nantinya, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial” Kata Ade Yasin yang merupakan Ketua Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Bogor.

Ade Yasin membeberkan, selama masa darurat corona banyak masyarakat yang penghasilannya menurun, bahkan tak dapat penghasilan sama sekali.

“Seperti yang dikatakan pak menteri, seandainya masyarakat yang terdampak tidak ditangani oleh Pemerintah ataupun Non Pemerintah maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi, dan krisis ekonomi ini akan berubah menjadi krisis sosial,” tegas Ade Yasin.

Baca juga :  PSBB Diberlakukan, Pemkot Bogor Minta Jaminan

Bupati Bogor Ade Yasin berharap dengan alokasi dana ini, Kabupaten Bogor benar-benar siap menghadapi segala kemungkinan terkait antisipasi penyebaran Covid-19 kedepannya.

Ketua Bappeda Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah menambahkan anggaran untuk penanganan kesehatan senilai Rp191.050.108.590, penanganan dampak ekonomi sebesar Rp4.028.000.000, dan anggaran jaring pengamanan sosial sebesar Rp188.994.600.000

“Semua anggaran untuk menangani Covid-19 itu diarahkan pada Belanja Tidak Terduga atau BTT. Anggaran BTT Kabupaten Bogor membengkak hingga 24 kali lipat,” tutur Syarifah yang merupakan Jubir Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Bogor. FUZ

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Beberapa Jam Jelang PSBB, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 7 Orang

Uncategorized

Beberapa Jam Jelang PSBB, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 7 Orang
Zona Merah Covid-19 Bertambah di Kabupaten Bogor

Uncategorized

Zona Merah Covid-19 Bertambah di Kabupaten Bogor
Aktivis Muda Bogor : Jangan Bikin Ricuh, RK!

Uncategorized

Aktivis Muda Bogor : Jangan Bikin Ricuh, RK!

Uncategorized

PWI: Wartawan Jangan Meliput Tanpa Protokol Kesehatan