65 Siswa SMA Terbuka Diterima Di SMAN 8 Bogor

BOGORkabar1.com-Enam puluh lima orang berhasil menjadi siswa kelas X, SMA Negeri 8 Terbuka Tahun Pelajaran 2018/2019. Bahkan, mereka telah selesai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua hari, mulai 8 hingga 9 September 2018.

Menurut Kepala SMA Negeri 8 Kota Bogor, Dedeh Rohayati, didampingi Wakil Kepala SMAN 8, Bidang Kesiswaan, Tata kepada, kabar1.com, Senin (09/09/2018) menjelaskan, penjaringan PPDB tersebut, berdasarkan surat edaran nomor 4221-1403 –Set Disdik yang diterbitkan 30 Juli 2018, tentang PPDB SM Terbuka dan SM PJJ. Dimana, Dinas Pendidikan (Disidik) Jawa Barat membuat regulasi pedoman penerimaan Calon Peserta Didik (CPDD) SM Terbuka dan SM PJJ untuk tahun pelajaran 2018/2019.

Atas dasar tersebut, lanjut Dedeh, sekolah menjaring peserta dengan kriteria, telah lulus pendidikan dasar 9 tahun dan memiliki ijazah SMP/Mts/Paket B, berusia antara 15-21 tahun saat mendaftar (per bulan juni), memiliki keterbatasan sosial ekonomi, budaya, dan geografis serta keterbatasan waktu. Tidak itu saja, tambah mantan guru olahraga SMAN 4 Kota Bogor, selain memiliki surat dukungan dari dunia usaha/dunia industri (DU/DI) atau orangtua yang menyatakan, siap dijadikan tempat magang (diupayakan oleh SMK penyelenggara, tokoh masyarakat atau DU/DI-nya itu sendiri), dan calon siswa tersebut belum terlayani di sekolah negeri baik negeri maupun swasta.

“Calon PDB SMA Terbuka juga harus mempersiapkan foto copy atau hasil scan akte kelahiran, kartu keluarga dan ijazah SMP/MTs/Paket B. Dalam proses pendaftaran, calon peserta didik dapat melakukan secara online maupun offline. Selanjutnya, calon siswa mengisi formulir pendaftaraan yang terdapat di situs PPDB Online dengan rincian antara lain memilih formulir pendaftaran SMA atau SMK, memasukan NISN dan data diri, menginput data diri dan sekolah tujuan, serta menyertakan surat rujukan DU/DI bagi yang memilih SMK PJJ dan ijazah terakhir,” paparnya.

Selanjut, panitia juga melakukan validasi data calon peserta didik yang sudah mendaftar dan mengumumkan calon peserta didik yang memenuhi persyaratan di sekolah penyelanggara. Jadi,penjaringan siswa dan validasi dilakukan sejak 1 sampai 31 Agustus 2018. Alhasil, pada pengumunan 1 September kemarin, kami berhasil menjaring 65 calon PDB,” pungkasnya. URI

Pos terkait