Home / Pemerintahan

Rabu, 12 Agustus 2020 - 15:25 WIB

57 Pejabat Eselon III Pemkab Bogor Dilantik

BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin melantik 57 orang Pejabat Administrator (Pejabat Struktural Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2020, bertempat di Ruang Serbaguna 1 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/8/2020).

Dalam amanatnya Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan setiap aparatur sipil negara harus memiliki komitmen untuk siap ditempatkan dimana saja sesuai kebutuhan organisasi dalam upaya mencapai visi terwujudnya Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban dalam koridor Panca Karsa, yakni Karsa Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Membangun, dan Karsa Bogor Berkeadaban

Baca juga :  Peran Pemuda Kota Tangsel Belum Optimal, Ini Solusi Dispora

“Kita memerlukan sumberdaya aparatur yang kompeten. Saya meminta agar penunjukan saudara-saudara dalam jabatan ini dapat dimaknai dengan sungguh-sungguh sebagai kesempatan untuk mengabdikan semua kemampuan terbaik yang saudara miliki,katanya.
Ia juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik semua tidak lagi bekerja biasa-biasa saja, tapi bekerja maksimal sekuat tenaga dan sepenuh hati dan tidak ada superman melainkan superteam. Oleh sebab itu hilangkan ego sektoral, tingkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan lintas sektoral agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung. Mari bergerak cepat melaksanakan tugas-tugas seefektif dan seefisien mungkin, merespon perkembangan situasi secara cepat dan tepat, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, mengedepankan prinsip kehati-hatian, ketelitian, kecermatan dan pertimbangan terhadap aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca juga :  Usaha Pertambangan di Kabupaten Bogor Kembali Disorot

Bupati Bogor juga mengingatkan kondisi pandemi tidak hanya berdampak pada kesehatan tapi juga menurunnya kinerja perekonomian daerah yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan meningkatnya pengangguran, meningkatnya kemiskinan, potensi penurunan PDRB, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi (LPE), dan penurunan pendapatan daerah, serta menyebabkan terpuruknya UMKM.

Baca juga :  Jalan Bomang Berlumpur Celakakan Pengendara Motor

“Disatu sisi kita terus berjuang memutus penyebaran dan penularan pandemi covid 19. Disisi lain kita harus bangkit sekuat tenaga melakukan recovery agar tidak semakin terpuruk dan mampu bertahan bahkan terus maju membangun dengan segala upaya untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” ungkapnya. */WAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Pemerintahan

Pemerintah Gagal Lindungi Rakyat

Pemerintahan

Jalan Tegar Beriman Jadi ‘Terminal’ Ojol
Airin Perpanjang Masa PSBB, Ini alasannya

Pemerintahan

Airin Perpanjang Masa PSBB, Ini alasannya

Pemerintahan

Jelang Lebaran Tagana Kabupaten Lebak Siagakan Tim Reaksi Cepat