123 Paket Lelang Berpotensi Gagal

BOGOR, kabar1.com –  Memasuki akhir bulan ketiga ditahun 2018, Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor telah menerima sebanyak 176 paket pekerjaan dari 27 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Dari 176 paket pekerjaan yang diterima, 53 paket diantaranya sudah selesai dilelang dengan pagu anggaran Rp 93 miliar. Kepala ULPBJ Kabupaten Bogor, Budi CW mengatakan, sisa paket yang belum terlelangkan, dua diantaranya milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengalami gagal lelang dengan pagu anggaran Rp 5 miliar.

“Saat ini sisa paket pekerjaan  yang masih berjalan ada 54 paket dan persiapan 67 paket.  Peluang terjadinya kegagalan lelang tidak menutup kemungkinan terjadi. Karena setiap proses lelang berpeluang juga gagal lelang saat harga tidak sesuai penawaran,” ujar Budi kepada wartawan, kemarin.

Baca juga :  Kampung Sikantor Tak Layak Dihuni

Dalam proses pengajuan pelelangan, setelah menerima berkas dari SKPD yang bersangkutan, ULPBJ akan mengkaji dan melakukan pengecekan berkas sesuai dengan sayarat dan aturan yang berlaku. Apabila ditemukan ketidak sesuaian pada berkas yang diajukan, maka syarat yang diberikan akan dikembalikan lagi.

“Dua paket yang gagal lelang tersebut adalah proyek Jalan dan Jembatan milik PUPR dan paket konsultan milik DPMD. Semuanya dikembalikan karena kurang syarat di pemberkasan administrasi. Namun bisa di lakukan lelang ulang jika berkas sudah lengkap,” tutur Budi.

Baca juga :  Ini 10 Check Point Zona Merah PSBB di Kabupaten Bogor

Diketahui, dari 176 paket yang diusulkan 27 SKPD, pagu anggarannya mencapai Rp 364 miliar dengan rincian 26 paket pengadaan barang Rp 61 miliar, 68 pekerjaan konstruksi Rp 238 miliar, 59 jasa konsultasi Rp 28 miliar dan 23 jasa lainnya Rp 36 miliar.

Sekretaris ULPBJ Kabupaten Bogor, Indra menjelaskan, sejauh ini Dinas PUPR paling banyak melakukan pengajuan lelang. Bahkan dari 53 paket yang telah selesai dilelangkan itu, 19 paket diantaranya milik PUPR dengan rincian 16 paket fisik dan tiga konsultan.

“Selebihnya milik dinas lain seperti Dinas Arsip, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Pemuda dan Olahraga, RS Cibinong dan Gedung Setda,” papar Indra.

Baca juga :  Bukti Rekrutmen Polri Clean and Clear. Anak Buruh Pabrik Lulus Jadi Anggota Polri

Sebelumnya, pasca dievaluasi Komisi III DPRD pekan lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor bergerak semakin cepat. Didorong untuk melakukan percepatan lelang pekerjaan kepada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ) di awal tahun, dinas pimpinan Yani Hasan telah mengajukan 75 paket pekerjaan di Bulan Maret tahun 2018 ini yang meliputi konstruksi, jasa konsultasi dan pengadaan barang dengan nilai Rp177,6 miliar.

Namun berdasarkan data hingga akhir pekan pertama Maret tahun ini, dari 75paket yang diajukan, ULPBJ mencatat 43paket lekerjaan konstruksi senila Rp 137,7 miliar yang telah masuk, sisanya masih dalam pemeriksaan berkas.FUZ